Wow , Bocah Penjual Suvenir di Kamboja Ini Kuasai Banyak Bahasa Asing - Berita Garuda Terkini

Breaking

Business

LightBlog

Friday, November 16, 2018

Wow , Bocah Penjual Suvenir di Kamboja Ini Kuasai Banyak Bahasa Asing

Bocah penjual suvenir di luar kompleks kuil Angkor Wat, Kamboja, ini menawarkan dagangannya dalam sejumlah bahasa asing. 
Bocah penjual suvenir di luar kompleks kuil Angkor Wat, Kamboja, ini menawarkan dagangannya dalam sejumlah bahasa asing. 

Seorang anak pedagang souvenir asal Kamboja menjadi viral setelah videonya yang menawarkan dagangan dalam berbagai bahasa tersebar luas di dunia maya .
 
Dalam rekaman video yang di unggah CGTN itu , terlihat bagaimana anak berusia belasan itu dapat dengan cepat beralih-alih bahasa ketika menawarkan souvenir dagangannnya .

Anak itu berjualan souvenir di luar kompleks kuil terkenal di Kamboja , Angkor Wat . Menurut media itu , rekaman itu di ambil 9 November lalu .

Sambil berjalan mengikuti turis yang merekamnya , dia menawarkan berbagai produk mulai dari hiasan magnet , seruling , dan tas . Semua dia bawa menggunakan keranjang biru yang tergantung di dadanya .

"Tidak mahal . ini murah , Tolonglah beli satu dari saya . saya tidak punya cukup uang untuk sekolah ,"ujar anak itu dalam bahasa Thailand .

"Saya tahu bagaimana berbicara dalam bahasa Kanton , China , Inggris , Thailand , Jepang , Korea , Perancis," katanya.

Seolah ingin membuktikan kemampuannya berbahasa asing , bocah itu bahkan menawarkan bakal menyanyikan lagu dalam bahasa turis asing yang membeli barang dagangannya .
 
Dia juga menjawab tantangan turis yang memintanya berbahasa Jerman dan Melayu walaupun hanya menyebut angka 1 sampai 10 .
 
Anak itu mengaku belajar bahasa asing dari turis yang datang . Dia mempelajari bahasa para turis untuk tujuan lebih mudah menjual souvenir dagangannya .

Diberitakan oleh Global Times, Selasa(13/11/2018), anak bernama Salik ini berusia 14 tahun dan mengaku bukan satu-satunya yang mahir berbahasa asing di dalam keluarganya .

Salik sendiri memiliki seorang adik perempuan yang juga dapat berbicara dalam bahasa asing .

"Kami pergi ke sekolah pada pagi hari dan berjuala souvenir pada sore hari". Kami belajar bahasa asing saat berbicara dengan para turis."ujarnya .

No comments:

Post a Comment